Sebuah Pembelajaran Film Pendek || Film "KTP"

November 26, 2021
Film besutan sutradara Bobby Prasetyo ini bercerita tentang pegawai kecamatan bernama Mas Darno yang berkunjung ke rumah salah seorang warga. Mbah Karsono, namanya. Mas Darno berencana membuatkan KTP untuk Mbah Karsono. Masalah muncul ketika mengisi kolom agama di formulir KTP. Mbah Karsono menganut agama Kejawen yang notabene nggak ada di pilihan isian kolom agama di formulir KTP. Lalu, terjadilah perdebatan menarik antara Darno, Mbah Karsono, Nunung, Pak RT, dan para tetangga.

Menurut saya, kita dapat mengambil pesan moral yang sangat banyak dari film pendek ini, mulai dari kewajiban seorang PNS untuk jujur, pihak pemerintahan yang harus sadar dalam memberikan opsi atau jalan alternatif untuk menyelesaikan masalah orang-orang di desa, hingga pengadaan bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah.

Film ini agak dimaksudkan untuk menyindir pemerintah dengan adanya peraturan resmi pemerintah yang ditolak oleh warga setempat demi melindungi kepercayaan yang dianut Mbah Karsono. Masalahnya pemerintah mewajibkan masyarakat Indonesia untuk memiliki KTP, namun hanya menyediakan 6 kolom agama, sementara masih banyak orang pedalaman yang meneruskan kepercayaan dari nenek moyang kita salah satunya adalah Kejawen.

Penyelesaian film Ini agak rumit karena menimbulkan dilema kepada banyak orang. Namun balik ke kentalan masyarakat pedalaman, karena Karsono berkeras tidak mau meninggalkan kepercayaannya, akhirnya warga berinisiatif mengurus Kartono secara bersama-sama tanpa bantuan kartu kesehatan. Mereka memilih untuk patungan bila kelak Karsono sakit.

Bangga Menjadi Bagian Dari Indonesia

November 05, 2021
Menurut Saya bangga kepada Negara sendiri itu bukanlah pilihan, melainkan suatu kewajiban bahwa kita memang harus bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, karena itu merupakan salah satu wujud nilai Kebangkitan Nasional. 

Saya hidup tumbuh dan dibesarkan di tanah air Indonesia. Saya bangga menjadi bangsa Indonesia juga karena Indonesia Negara yang begitu kaya akan budaya, suku, ras, bahasa, dan agama. Indonesia memiliki daya tarik tersendiri dimata Internasional dengan berbagai keungulan yang telah ada di negri kita. Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke-4 dunia. Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Posisi Indonesia terbilang strategis karena berada di titik persilangan dua benua dan dua samudera.

Kita sebagai bagian dari Indonesia, harus memberi kontribusi kepada Negara sekecil apa pun. Karena bila bukan kita yang memajukan indonesia, lalu siapa lagi? Bagi kawan-kawan yang masih duduk di bangku SD, SMP, SMA atau bahkan kuliah, minimal belajar dengan tekun itu sudah bisa dikatakan berkontribusi untuk negara.

Sebagai bagian dari Indonesia Saya mungkin tidak akan melakukan perpindahan Negara atau naturalisasi, karena saya sudah nyaman berada di Negeri yang terkenal dengan penduduknya yang ramah dan kekayaan alam dan budaya yang berlimpah. Semuanya tergantung dari diri sendiri untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara yang lebih maju dan bisa bersaing dengan Negara lain di masa depan.

Tujuan NKRI Berdasarkan Alinea Ke-4 Pembukaan UUD 1945

November 05, 2021


Pada blog kali ini Saya akan menjelaskan apa itu tujuan dari NKRI. Apasih itu NKRI? NKRI adalah kependekan dari "Negara Kesatuan Republik Indonesia" yang berarti Negara Indonesia ini adalah negara persatuan.


Tujuan negara secara umum adalah menyelenggarakan kesejahteraan dan kebahagiaan rakyatnya. Tujuan negara merupakan pedoman dalam menyusun dan mengendalikan alat perlengkapan negara serta mengatur kehidupan rakyatnya.


Tujuan dari tiap-tiap negara dipengaruhi oleh tempat, sejarah pembentukan, dan pengaruh dari penguasa negara yang bersangkutan. Dengan mengetahui tujuan negara, kita dapat mengetahui sifat organisasi negara dan legitimasi kekuasaan negara tersebut.


Tujuan negara RI termuat dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alenia keempat, yang berbunyi.


"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."

Sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 alenia keempat tersebut, dapat kita ketahui bahwa tujuan NKRI diantaranya ialah:


1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

2. Memajukan kesejahteraan umum.

3. Mencerdaskan kehidupan bangsa.

4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.


SOROTAN MATERI MATA KULIAH "ILMU SOSIAL DASAR"

October 20, 2021
Salah satu mata kuliah Sistem Informasi semester 1 ialah "Ilmu Sosial Dasar", disini sebagai mahasiswa kelas 1KA21 yang wali kelasnya adalah dosen Ilmu Sosial Dasar itu sndiri yaitu Ibu Oktavia, saya akan menceritakan dan merangkum materi yang telah diajarkan selama 3 minggu ini sebagai tugas blog pertama saya.

.

Oke, jadi kita langsung aja ke pendahuluan, apasih ilmu sosial dasar itu? Singkatnya, Ilmu sosial dasar merupakan pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial. Tujuan dalam pembelajaran ini adalah Mengajarkan kita untuk peka terhadap masalah sosial disekitar kita. Lalu apa hubungannya mata kuliah ini dengan sistem informasi? Menurut saya, mata kuliah ilmu sosial dasar ini tidak ada hubungannya dengan Sistem Informasi yang berkaitan dengan dunia komputer. Akan tetapi, ilmu sosial dasar sangat berguna sebagai bekal untuk masa depan kita, apalagi status kita yang abadi sebagai makhluk sosial.

.

Apa sih yang diajarkan? Pada pertemuan minggu pertama, Ibu Oktavia menampilkan powerpoint yang di sana disediakan peta konsep yang akan membahas tentang penduduk, masyarakat dan kebudayaan. Pembahasan yg pertama adalah tentang "Migrasi". jadi seperti yang kita semua tau, migrasi merupakan perubahan tempat tinggal suatu organisme secara permanen atau semi permanen. Kenapa orang melakukan migrasi adalah karena banyaknya faktor, diantaranya adalah:
1. Ketersediaan sumber daya alam
2. Lingkungan sosial budaya
3. Potensi ekonomi
4. Alat masa depan

.

Itulah beberapa faktor kenapa suatu organisasi melakukan migrasi. Setelah migrasi, pembahasannya dilanjutkan tentang kebudayaan bangsa indonesia beserta pengaruhnya pada kepribadian individu seseorang, apakah dampak dari budaya asing? Bagaimana cara kita menyikapinya? Ibu Okta mengajukan beberapa pertanyaan kepada kami hingga jam kuliah berakhir.

.

Kemudian di pertemuan selanjutnya, tepatnya satu minggu setelah bab pendahuluan, kita ditampilkan powerpoint lagi memperkenalkan kita pada materi Penduduk Indonesia yang akan membahas tentang "Demografi" dengan sub-materi pengantar demografi, asal-usul kata hingga pertumbuhan penduduk indonesia. Dimulai dari pengantar demografi, jadi demografi adalah ilmu pengetahuan yang mengumpulkan statistik penduduk untuk mengetahui sesuatu yg berhubungan dengan perkembangan, kelahiran, kematian hingga penyebaran penduduk. Asal-usul kata demografi berasal dari yunani, demos artinya penduduk, grafien artinya tulisan. Agar kami semua paham apa yang dimaksud demos dan grafien, di slide powerpoint selanjutnya yang kami lihat, terdapat tabel yang berisi tentang kepadatan penduduk di indonesia dan dunia. Berikut tabelnya, 


Kemudian pada slide selanjutnya lagi, ditampilkan aspek kesehatan dan kesejahteraan penduduk yang dilihat dari indikator utama yaitu angka kematian bayi, harapan hidup, angka kesakitan dan status gizi balita dijelaskan sebagai berikut:

"Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 mencatat 35.7 persen anak Indonesia tergolong pendek akibat masalah gizi kronis.

Angka kematian Balita menurun dari 97 pada tahun 1991 menjadi 44 per 1 000 kelahiran hidup (KH) pada tahun 2007

Angka kematian ibu menurun dari 307 per 100 000 KH pada tahun 2002 menjadi 228 per 100 000 KH pada tahun 2007"

.

Tingkat kriminalitas di Indonesia yang cukup tinggi juga telah menjadi masalah yang perlu diperhatikan, karena banyak orang memenuhi kebutuhannya dengan cara tidak manusiawi. Itulah isi presentasi tentang dampak yg timbul akibat kepadatan penduduk. Menurut saya cara mengatasi dampak negatif diatas, ada baiknya masyarakat sadar akan keharusan menerapkan program KB (Keluarga Berencana) untuk mencegah populasi di Indonesia dan dunia.

.

Lanjut satu minggu setelahnya, yaitu minggu ketiga, sekaligus tugas blog ini diberikan sebelumnya Ibu Okta membahas tentang "Individu dan Keluarga". Apa yang dimaksud individu dan keluarga? Individu adalah satu organisme tunggal yang berdiri sendiri dan bebas, sedangkan keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Dua-duanya berkaitan satu sama lain karena setiap individi pasti memiliki keluarga. Lalu apa fungsi keluarga bagi individu itu? diantaranya adalah fungsi biologis, fungsi pemelihara, fungsi ekonomi, fungsi keagamaan dan fungsi sosial. Keluarga adalah kelompok primer yang paling penting dalam masyarakat. Oleh karena itu, individu tidak boleh jauh dari keluarganya dan sebaliknya keluarga harus menjalani fungsinya dengan baik kepada individu.

.

Nahh, itulah dia sorotan singkat mengenai ilmu sosial dasar untuk tugas minggu ke-3. Bila ada kurangnya mohon maaf, karena ini tulisan pertama saya jadi agak berantakan kata-katanya. Sekian dan Terima Kasih karna sudah membaca. Sampai jumpa di konten selanjutnya, see yaa..... 

Universitas Gunadarma